IWAN KARTIWA (KEPALA DESA PADAMULYA) : KEPENTINGAN WARGA HARUS SAYA UTAMAKAN

0

Perantaranews/Majalaya – “Saya baru menjabat sebagai Kepala Desa Padamukti sekitar 4 bulanan dan saya bertekad akan meningkatkan kondisi perekonomian warga di wilayah desa saya. Bagi saya, kepentingan warga harus diutamakan,” kata Iwan Kartiwa selaku Kepala Desa Padamulya Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung saat memberikan keterangan kepada awak media.

Keberadaan kepala desa sebagai pucuk pimpinan pemerintahan desa tidak saja harus melaksanakan peraturan terkait pribadinya selaku aparat pemerintah desa, namun juga harus memikirkan permasalahan yang ada diwilayah kewenangan tugasnya. Hal tersebut tersirat dari wawancara awak media dengan salahseorang kepala desa di kecamatan Majalaya yaitu Iwan Kartiwa yang saat ini tengah mengemban amanah menjadi kepala desa di desa Padamulya kecamatan Majalaya kabupaten Bandung di kantor Posdam Sektor 4 satgas Citarum Harum pada hari Jumat (15/01/2021) pukul 11.00 wib.

Bagi Iwan Kartiwa yang baru saja menjabat 4 bulan sebagai kepala desa, tanggungjawabnya untuk mengelola asset dan warga desanya menjadi tugas penting yang harus dia utamakan. “Saya harus mampu mengelola asset dan kebutuhan warga desa saya karena itulah tugas utama dari kepala desa,” tuturnya.

Desa Padamulya yang terletak di kecamatan Majalaya yang saat ini telah penuh dengan industri menurut Iwan memiliki karakter permasalahan yang khas. “Masalah keberadaan tanah yang mungkin hanya 30 persen tersedia untuk kegiatan bertani misalnya atau kebutuhan lainnya terkait sosial menjadi salahsatu hal yang harus saya pikirkan selain masalah status warganya yang hingga saat ini cukup besar penganggurannya,” kata Iwan.

Iwan juga mengungkapkan bahwa kondisi air tanah yang telah lama tersepakai oleh industri untuk kebutuhan produksinya di wilayah Majalaya terutama desanyamenjadi masalah yang harus dia carikan solusinya. Keberadaan pabrik-pabrik yang membutuhkan air dengan jumlah sangat banyak itu membuat warga menjadi kesulitan akan tersedianya air bersih. “Saya harus memikirkan masalah ini dengan serius dan menjadi salahsatu pekerjaan penting dimasa tugas tasa saat ini,” ungkapnya. “Dan salahsatu langkah yang ditempuh saya dengan kewenangan yang saya miliki saat ini adalah dengan membuat Perdes hingga aturan-aturan bisa ditegakkan dan diterapkan dengan baik,” lanjutnya lagi.

Menyoroti keberadaan pabrik-pabrik di sekitar wilayah desanya, Iwan terus mengusahakan agar apa yang menjadi hak dan kewajiban pabrik yaitu CSR nya bisa dilaksanakan dengan baik dan berkeadilan. “Dalam peraturan yang dibuat pemerintah setiap pabrik seharusnya memberikan sekitar 0.5 persen keuntungannya untuk diberikan kepada masyarakat disekitar wilayah pabriknya agar dapat digunakan untuk kepentingan warga tersebut. Dan ini harus terwujud agar warga di desa saya khususnya bisa hidup dengan kondisi baik,” kata Iwan.

Terkait pertemuannya dengan Kolonel Inf. Mulyono selaku Komandan Sektor 4 satgas Citarum Harum, Iwan mengungkapkan kegembiraannya karena ternyata apa yang menjadi visi misi program Citarum Harum ini sangat berkaitan dan sesuai dengan visi misinya dalam rangka membangun wilayah desanya termasuk program ketahanan pangan. “Saya akan melakukan yang terbaik dan mengakomodir apa yang dibutuhkan oleh satgas Citarum Harum dalam rangka mensinergikan visi misi kami,” kata Iwan.

Iwan mengakui bahwa setelah bertemu langsung dengan Komandan Sektor Kolonel Inf. Mulyono, dirinya merasa memiliki keyakinan apa yang menjadi target kerjanya bisa terwujud dengan melakukan kemitraan bersama satgas Citarum Harum. “Semoga apa yang nanti kita kerjakan bersama mampu memberikan kontribusi yang baik kepada masyarakat luas,” pungkas Iwan. Perantaranews/Bans.

Share.

About Author

Leave A Reply