KOLONEL INF. MULYONO (DANSEKTOR 4) : KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT PENTING

0

Perantaranews/Majalaya – “Saya menilai ketahanan pangan menjadi salahsatu unsur yang sangat penting dalam rangka menjaga kedaulatan negara. Termasuk juga dalam salahsatu tugas TNI AD dalam rangka penerapan program Citarum Harum. Jadi bagi saya ketahanan pangan masyarakat penting,” kata Kolonel Inf. Mulyono selaku Dansektor 4 satgas Citarum Harum kepada awak media.

Penerapan ketahanan pangan kepada masyarakat menjadi salahsatu Rencana Aksi (renaksi) program Citarum Harum yang diemban oleh para prajurit TNI AD. Hal tersebut dikemukakan oleh Dansektor 4 satgas Citarum Harum Kolonel Inf. Mulyono saat dikunjungi oleh beberapa awak media saat melaksanakan tugasnya pada hari Kamis (14/01/2021) pada pukul 11.00 hingga 16.00 wib.

Seusai melakukan inspeksi pembuatan jaring penahan sampah di aliran salahsatu anak sungai serta menebarkan Bios 44 ke sungai Citarum, Dansektor kelahiran Surabaya ini dengan semangat memaparkan salahsatu visi misinya dalam melaksanakan tugasnya sebagai Komandan Sektor di posko Sektor 4. “Saya tidak saja hanya memikirkan bagaimana sungai bisa kembali normal akibat limbah masyarakat maupun pabrik, tapi juga memberikan kotribusi dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan warga disekitar,” paparnya.

Sektor 4 yang telah dia pimpin selama 5 bulan terakhir menjadi sarana upaya dirinya memberikan yang terbaik bagi semua pihak. “Tidak hanya untuk masyarakat, namun juga untuk para pemilik atau pengelola pabrik,” jelasnya. “Saya tidak berniat membuat pabrik merugi karena sikap saya dalam melaksanakan tugas sebagai komanda satgas. Ada sistem yang harus tepat diterapkan dalam rangka menyadarkan pemilik pabrik agar bisa mengelola limbahnya dengan baik,” lanjutnya lagi.

Menurut Kolonel Inf. Mulyono, memberikan kesempatan bagi pabrik agar berbenah diri menjadi salahsatu penanganan atau solusi yang tepat dan bisa menciptakan satu nuansa kemitraan dan kesepahaman yang saling menguntungkan. “Bagaimanapun kita harus menjaga agar unsur-unsur ketahanan terkait kebutuhan hidup termasuk hidup para buruh pabrik tetap bisa dijaga meski dalam taraf tertentu kita perlu melakukan tindakan tegas dengan mengecor saluran limbah pabrik,” jelasnya. “Dan pastinya tindakan tersebut akan berakibat bagi pendapatan serta ketenangan para pekerja pabrik yang notabene juga merupakan anggota masyarakat,” lanjutnya lagi.

Sebagai seorang komandan, Kolonel Inf. Mulyono berinisiatif melakukan kegiatan-kegiatan berupa penanaman tanaman bahan baku pangan seperti padi, jagung dan sayuran serta pengembangbiakan ternak dan ikan selain memperbaiki dan menjaga ekosistem sungai. ” Kita mengembangbiakkan ikan lele dan saat panen kita bagikan kepada warga sekitar,” tuturnya. “Bahkan kita juga membuat peternakan ayam petelur yang hasil telurnya kita bagikan kepada warga sekitar kita dalam rangka menjaga ketahanan pangan. Apalagi dimasa pandemi seperti sekarang ini,” lanjutnya lagi.

Dalam bidang pertanian, di Sektor 4 ini juga dikembangkan berbagai tanaman seperti cabe, padi, sayuran dengan membuat demplot-demplot pertanian serta pembibitan. ” Semua kita lakukan untuk memberikan contoh untuk memotivasi masyarakat agar mau melakukan hal yang sama,” kata Kolonel Inf. Mulyono.

Terkait dengan semua kegiatan yang telah dilakukan oleh satgas Citarum Harum Sektor 4, Klonel Inf. Mulyono menjelaskan bahwa pihak pabrik ternyata sangat antusias memberikan bantuannya. “Yang penting, apa yang diberikan pihak pabrik dalam rangka membantu program yang kita lakukan itu jelas dan diterapkan sesuai dengan peruntukannya. Pabrik pasti akan membantu dan itu yang terjadi di Sektor 4,” pungkasnya. *perantaranews/Bans

Share.

About Author

Leave A Reply